Kamis, 04 Juni 2009

hampa kini

Hati yang keras telah tinggal abu
Masih saja kau bertenang diri…

Saat nafas kebencian kuhembus…
Masih terasa kejamnya sikapmu
Kau pergi dengan tangisan yang amat sangat

Apa yang kau tahu tentangku?
Saat waktu itu berakhir
Kau masih saja bersantai

Tanpa ampun gumam hatiku kini kau rasa
Bak tsunami yang menghancurkan tiap nafas

Kini kau tangisi semuanya…
Sadarkah kau kini…?
Atau fitnah yang akan kau tanam lagi

Bertahun- tahun ku coba berhenti mengingatmu
Namun lambaian tanganmu di tiap mimpi seperti nyata

Berjuta wanita yang kujumpai…
Namun bayangmu masih meratu…

Apakah aku masih mengharapakanmu…?
Ataukah ini cuma rindu biasa…

0 komentar: